Akhir-akhir ini suhu kota Bekasi belakangan bisa dibilang ekstrim gak kalah ekstrimnya waktu kamu liat gebetanmu lagi jalan sama cowok lain. Nggak kebayang kan tuh suhu di kepala lo naik berapa derajat dan bikin seisi otak kamu ambyar. Eh iya buat kamu yang cukup dibilang aktif duduk manis sambil bercengkerama sama smartphone cukup akrab donk sama yang namanya twitter jejaring sosial besutan om @jack dan 2 sohibnya lagi.

Mendadak keyword ‘Bekasi’ sempat jadi bahan cuitan para tweeps mulai dari cuitan yang enak dibaca sampai yang nyinyir gitu. Nggak di jejaring sosial Facebook atau twitter yang namanya anak muda selalu ungkapin keluh kesahnya bahkan sampai berdoa di akun pribadinya. Banyak netizen yang ngeluh kota bekasi belakangan cukup panas bikin keringat bercucuran deras laksana air kiriman yang mengalir sepanjang sungai ciliwung yang sering bikin nyebabin kota Jakarta kebanjiran.

Waktu itu konon kabarnya suhu kota Bekasi sempat menembus level 40 derajat celcius. Kebayang donk itu panasnya kaya apa? Bahkan ada yang sempat bikin cuitan kalau kota Bekasi ini punya matahari lebih dari satu makanya suhu sampai menembus batas tidak wajar. Tapi kamu semua pada sadar nggak sih kenapa belakangan ini suhu cukup ekstrim, dan apa penyebab pastinya? Kalau kamu rajin mantengin channel discovery channel mungkin kamu akan paham penyebabnya apa, atau kamu cuma tahu penyebabnya ya karena global warming.

Definisi bebas dari Global Warming adalah pemanasan yang terjadi secara global atau meluas. Penyebabnya apa bisa terjadi demikian? Luas hutan Indonesia itu sekitar 133 juta Hektar makanya Indonesia diyakini jadi negara dengan luas hutan tropis paling luas nomer tiga setelah Brazil dan Zaire. Bangga nggak tuh sebagai Warga negara Indonesia?

Ironisnya meski menempatkan Indonesia sebagai negara nomer tiga yang punya hutan tropis paling luas sedunia tingkat laju kerusakannya justru paling cepat didunia. Padahal yang namanya hutan itu kan paru-paru dunia dan jadi habitat mahluk hidup lainnya diluar manusia. Kebayang dong kalau yang namanya paru-paru rusak pasti bakalan ganggu kesehatan kamu dalam beraktiftas.

Karena hutan rusak makanya proses penyerapan sinar ultraviolet dan produksi udara layak hirup akan berkurang dan otomatis kesegaran kamu dalam bernapas juga berkurang. Akibat pemanasan yang terjadi makanya suhu di kutub utara dan selatan Bumi yang memiliki jumlah es berlimpah meningkat drastis mengakibatkan es tersebut mencair secara masif.

Makanya suhu di beberapa kota meningkat cukup ekstrim termasuk kota Bekasi ini. Jika kota kamu terasa sangat panas kala siang hari jangan hanya bisa ngeluh di jejaring sosial saja coba mulai sedikit ikut berperan aktif guna memperkecil efek global warming ini dengan cara yang sederhana dan murah meriah seperti jangan buang sampah sembarangan, kurangi penggunaan kantong plastik, menjaga populasi tanaman disekitar rumah kamu. Karena kelak setelah musim kemarau akan berganti dengan musim penghujan jangan sampai karena apatisnya kamu lingkungan kamu yang berawal dari panas yang mentereng menjadi kebanjiran.

Cukup sederhana memulai hidup ramah lingkungan dan nggak banyak ngeluarin uang. Mulai dari sekarang kampanyekan hidup ramah lingkungan dengan cara buang sampah pada tempatnya, kurangi penggunaan kendaraan bermotor, rajin menanam pohon dan jika kamu sudah memulainya jangan lupa ajak serta temanmu buat ikut aktif berperan menyelamatkan bumi ini. Kalau mau dapat info mengenai isu lingkungan coba follow akun @yukbspt @bekasiberkebun @hijaukudotcom @ngindonesia di twitter jangan hanya memfollow akun yang rajin misuh di timeline doang ya kak 🙂

Follow me at twitter @dymszy

Iklan